Pengertian Bakat Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya !

Posted on

Selamat malam, pada kesempatan yang baik ini admin Sumberpengertian.co ingin membagikan ulasan seputar pengertian bakat menurut para ahli. Kalian pasti mempunyai bakat tersendiri bukan ? Seperti menari, menyanyi, menggambar, memasak, dan lai sebagainya. Lalu apakah pengertian bakat ? Untuk menjawab pertanyaan diatas, mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Bakat Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya !

Pengertian Bakat

Bakat adalah kemampuan yang memang sudah dimiliki oleh setiap orang yang digunakan untuk mempelajari sebuah hal dengan cepat, bahkan beberapa diantaranya dalam waktu yang singkat serta memiliki hasil yang sangat baik pula. Bakat sudah dimiliki oleh manusia sejak ia lahir.

Bakat setiap orang berbeda-beda. Ada yang pandai menari, menyanyi, melukis, memasak, dan lain sebagainya. Faktor yang mempengaruhi perkembangan bakat yang dimiliki oleh seseorang diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Tingkat pendidikan yang dilalui.
  • Lingkungan sekitar.
  • Struktur syaraf serta motorik.
  • Motivasi.
  • Minat.
  • Emosi.

Sebenarnya pengertian bakat dan minat sangat berbeda. Namun demikian, masih banyak orang yang masih salah memahaminya. Pengertian minat adalah kondisi dimana individu mempunyai perhatian yang khusus terhadap sesuatu yang diikuti pula oleh sebuah keinginan guna mempelajari hal tersebut.

Pengertian Bakat Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan pengertian bakat menurut para ahli.

Brigham (Dalam Suryabrata 1995)

Pengertian bakat menurut Brigham adalah sesuatu yang menjadi titik berat yang sudah dimiliki setiap manusia yang sudah didapatkan dari latihan latihan tertentu dari peforma ataupun kinerjanya.

Crow dan Crow (1989)

Selain Brigham, Crow dan Crow juga mendevinisikan pengertian bakat. Menurutnya, bakat merupakan sebuah kualitas yang dimiliki oleh setiap orang yang mana dalam tingkatan yang sangat beragam satu sama lainnya.

Guidford (Dalam Suryabrata, 1995)

Definisi bakat menurut Guidford adalah sebuah hal yang memiliki corak yang berbeda, bakat merupakan kemampuan kinerja yang mana mencakup dimensi psikomotor, dimensi intelektual, serta dimensi perseptual.

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Bakat merupakan dasar “kepandaian, sifat dan pembawaan” yang dibawa sejak lahir.

Kartini Kartono (1979)

Kartini Kartono berpendapat bahwa bakat merupakan hal yang mencakup segala faktor yang ada di dalam diri individu yang dimiliki sejak awal pertama kehidupannya dan kemudian menumbuhkan perkembangan keahlian, ketrampilan, dan kecakapan tertentu. Bakat ini sifatnya laten potensial, sehingga masih bisa tumbuh dan dikembangkan.

M. Ngalim Purwanto (Menurut Buku Psikologi Pendidikan)

M. Ngalim Purwanto berpendapat bahwa kata bakat lebih dekat definisinya dengan aptitude yang memiliki arti kecakapan pembawaan, yang mana mengenai kesanggupan dan potensi tertentu yang dimiliki oleh seseorang.

Suganda Pubakawatja (1982)

Suganda Pubakawatja (1982) berpendapat bahwa bakat merupakan benih yang berasal dari suatu sifat yang mana baru akan tampak nyata jika seseorang tersebut mendapat sebuah kesempatan dan kemungkinan untuk dapat mengembangkannya.

Sarwono (1986)

Pengertian bakat menurut Sarwono adalah bakat merupakan kondisi yang ada di dalam diri seseorang yang mana memungkinkannya dengan latihan latihan khusus dalam mencapai pengetahuan, ketrampilan khusus, serta kecakapan.

S.C Utami Munandar (1985)

Menurut S.C Utami Munandar, bakat atau aptitude dapat diartikan sebagai sebuah kemampuan bawaan dari seseorang yang mana sebagai potensi yang masih perlu untuk dikembangkan lebih lanjut dan dilatih agar dapat mencapai impian yang ingin diwujudkan.

William B. Michael

Pengertian bakat menurut William B. Michael adalah kapasitas yang ada pada diri seseorang yang mana dalam melakukan tugas serta melakukannya dipengaruhi oleh latihan yang sudah dijalaninya.

Woodworth dan Marquis

Woodworth dan Marquis juga berpendapat bahwa bakat adalah sebuah prestasi yang mana dapat diramalkan serta diukur dengan melalui sebuah tes khusus. Oleh karena itu, bakat bisa dikategorikan sebagai sebuah kemampuan atau ability. Ability sendiri sebenarnya mempunyai 3 arti, antara lain adalah:

  • Achievement merupakan actual ability, yang mana dapat diukur langsung dengan menggunakan alat ataupun tes tes tertentu. (baca juga: Cara Mendidik Anak Hiperaktif)
  • Capacity, merupakan potential ability yang mana hal tersebut dapat diukur dengan cara tidak langsung yaitu melalui kecakapan individu yang mana kecakapan ini dapat dikembangkan dengan perpaduan antara dasar dengan latihan yang intensif serta pengalaman.
  • Aptitude, merupakan kualitas yang mana hanya dapat diukur dengan tes tes yang emmang ditujukan untuk tujuan tersebut.

Baca Juga :Pengertian Malam Lailatul Qadar, Keistimewaan, dan Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar !

Jenis-Jenis Bakat

Bakat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut.

Bakat Umum

Bakat umum adalah kemampuan yang memang berupa potensi dasar yang bersifat umum. Hal ini dapat diartikan apabila semua orang memang mempunyainya.

Bakat Khusus

Bakat khusus adalah kemampuan yang mana memang berupa potensi khusus, yang berarti tak semua orang mempunyainya. Contoh bakat khusus adalah bakat olahraga, seni, pemimpin, penceramah, dan lain sebagainya.

Bakat khusus dibedakan menjadi berbagai macam, sebagai berikut.

  • Bakat verbal adalah bakat yang ditunjukan dengan konsep dalam bentuk kata-kata.
  • Bakat numerikal adalah bakat yang mengenai konsep dalam bentuk angka-angka.
  • Bakat skolastik adalah kombinasi dari kata dan angka. Bakat skolastik terdiri dari kemampuan dalam menalar, berpikir, mengurutkan, menciptakan hipotesis, pandangan hidup yang sifatnya rasional, dan lain-lain. Biasanya kecerdasan ini ditemukan pada akuntan, ilmuwan, pemograman, dan lain sebagainya.
  • Bakat abstrak adalah bakat yang bukan dalam bentuk angka maupun kata namun lebih dalam bentuk pola, rancangan, ukuran, bentuk serta posisi-posisinya.
  • Bakat mekanik biasanya dalam bentuk prinsip-prinsip umum IPA, tata kerja, alat alat, dan lainnya.
  • Bakat relasi ruang (spasial) adalah jenis bakat yang digunakan guna mengamati serta menceritakan pola 2 dimensi ataupun berpikir 3 dimensi. Bakat relasi ruang atau spesial akan membuat seseorang mempunyai sifat peka yang tajam kepada dalam detail visual. Bakat ini biasanya dimiliki oleh fotografer, artis, pilot, arsitek, dan lain sebagainya.
  • Bakat kecepatan ketelitian klerikal adalah bakat yang berupa tulis menulis, meramu dalam laboraturium, dan lain-lain.
  • Bakat bahasa adalah bakat yang berupa penalaran analistis bahasa. Bakat bahasa biasanya dimiliki oleh penyiaran, editing, hukum, pramuniaga, jurnalistik, dan lain-lain.

Baca Juga : Pengertian Debet (Debit) dan Kredit serta Perbedaannya !

Itulah Pengertian Bakat Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya yang dapat admin sampaikan. Semoga postingan kali ini dapat menambah wawasan sobat pembaca. Sampai jumpa pada artikel selajutnya yaa sob 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *