Pengertian Bioma, Ciri-Ciri, Fungsi, Jenis, dan Faktor yang Mempengaruhi Bioma

Posted on

Hello sobat setia Sumberpengertian.co ! Pada kesempatan yang baik ini admin akan membagikan ulasan seputar pengertian bioma. Apakah yang dimaksud dengan bioma ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Bioma, Ciri-Ciri, Fungsi, Jenis, dan Faktor yang Mempengaruhi Bioma

Pengertian Bioma

Bioma adalah ekosistem besar dengan daerah luas terdiri dari flora dan fauna yang khas. Bioma juga dapat diartikan sebagai ekosistem-ekosistem yang terbentuk karena perbedaan letak geografis dan letak astronomis. Bioma terdiri atas produsen, konsumen, dan pengurai (dekomposer). Didalam bioma terjadi siklus yang diawali dari tumbuhan.

Ciri-Ciri Bioma

Ciri utama bioma adalah dominasi vegetasi tertentu di suatu wilayah dengan pengaruh kondisi iklim regionalnya. Hal ini menyebabkan perbedaan antarbioma tampak jelas dari vegetais yang tumbuh di dalamnya. Bioma dibedakan menjadi beberapa jenis yang ditentukan dari iklim, curah hujan, letak geografis, dan intensitas cahaya matahari.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma.

  • Terbentuknya interaksi unsur-unsur lingkungan yakni air, iklim, tanah, dan organisme yang hidup di suatu daerah .
  • Merupakan komunitas klimak atau kumpulan macam-macam populasi sebagai penanda daerah tersebut terdapat bentuk vegetasi utama yang mendominasi.
  • Komunitas yang cukup stabil, kecuali di suatu kejadian yang mengganggu dalam kestabilan komunitas.
  • Mampu dikenali dengan cara melihat dominasi vegetasinya.
  • Umumnya penamaan bioma didasarkan pada dominasi vegetasinya.

Fungsi Bioma

Dibawah ini merupakan fungsi bioma.

  • Mempermudah melakukan penataan suatu populasi.
  • Mampu mengetahui jenis tumbuhan dan hewan berdasarkan cara hidupnya untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
  • Mempermudah melakukan pendataan jenis-jenis tumbuhan dan hewan.
  • Memudahkan pengelompokan hewan serta tumbuhan yang baru ditemukan.

Faktor Yang Mempegaruhi Bioma

Faktor yang mempengaruhi biorma adalah fakto iklim, letak geografis, curah hujan,dan intensitas cahaya matahari yang diterima.

Baca Juga : Pengertian Kewajiban Asasi Manusia

Jenis-Jenis Bioma

Bioma dibedakan menjadi berikut.

Bioma Stepa (Padang Rumput)

Bioma stepa adalah bioma yang menjadikan rumput sebagai flora utamanya. Bioma stepa banyak ditemukan di daerah yang tidak mempunyai curah hujan tinggi disepanjang iklim topis dan subtropis. Bioma stepa terdapat di Australia (Gibson), Afrika Utara (Sahara), Asia (Takla Makan), dan Amerika Utara (Great Basin). Sedangkan di Indonesia bioma stepa dapat dijumpai di daerah Jogjakarta, Sumbawa, nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma stepa.

  • Memiliki curah hujan yang sangat rendah +/-25 mm/tahun.
  • Mempunyai kelembaban udara yang sangat rendah.
  • Evaporasi (penguapan) tinggi yang lebih cepat dari prepitiasi (hujan) .
  • Tingkat deflasi tinggi.
  • Tanah pasir tandus karena tidak mengandung air.
  • Suhu udara di siang hari sekitar 45 derajat celcius, sedangkan di malam hari sekitar 0 derajat celcius.

Bioma Tundra

Bioma tundra adalah bioma yang ada di sekitar kutub utara dan sebagian di selatan. Pada bioma yang satu ini tidak ditemukan pepohonan, akan tetapi hanya tumbuhan kecil sejenis rumput dan lumut.
Bioma tundra banyak di jumpai di lingkar artik, Greenland di wilayah kutub utara. Berdasarkan pembagian iklim, bioma tundra berada di daerah yang beriklim es abadi (ET) dan Iklim tundra (ET).

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma tundra.

  • Di setiap wilayahnya hampir tertutup oleh salju atau es .
  • Memiliki musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang.
  • Usia tumbuh tanaman sangat pendek, sekitar 30-120 hari (1-4 bulan).

Bioma Taiga

Bioma taiga merupakan bioma terluas dari bioma-bioma yang lain. Taiga adalah hutan yang tersusun dari satu spesies, seperti pinus, konifer, dan sejenisnya. Hanya ada sedikit sekali semak dan tumbuhan basah. Hewan yang terdapat dalam bioma yang satu ini antara lain adalah moose, beruang, ajag, rubah, beruang hitam, serigala, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan di musim gugur.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma taiga.

  • Mempunyai musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau yang panas sangat singkat yaitu hanya berlansung sekitar 1-3 bulan.
  • Selama musim dingin, air tanah akan berubah menjadi es yang mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah.
  • Jenis tumbuhan yang hidup sangat sedikit, biasanya hanya terdiri atas dua atau tiga jenis tumbuhan.

Bioma Gurun ( Padang Pasir)

Dala istilah geografi, bioma gurun adalah suatu derah yang menerima curah hujan sedikit, kurang dari 250 mm/tahun. Gurun memiliki kemampuan kecil guna mendukung kehidupan. Kurang lebih dari sepertiga wilayah bumi merupakan terbentuknya gurun. Contoh bioma gurun adalah Gurun Gobi di Asia dan Gurun Sahara di Afrika.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma gurun.

  • Mempunyai curah hujan yang sangat rendah +/- 25 mm/tahun.
  • Evaporasi (penguapan) tinggi dan lebih cepat daripada presipitasi (hujan).
  • Tingkat deflasi tinggi.
  • Mempunyai perbedaan suhu udara siang dan malam yang sangat tinggi yakni disiang hari 45 derajat celcius, sedangkan malam 0 derajat celcius.
  • Tanah pasir sangat tandus sebab tidak bisa menampung air.
  • Memiliki kelembaban udara yang sangat rendah.

Bioma Hutan Hujan Tropis

Bioma hutan hujan tropis adalah bioma yang berupa hutan basah atau lembab, terdapat di wilayah sekitar khatulistiwa, yakni kurang lebih lintang 0-10 derajat celcius ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa.

Hutan hujan tropis merupakan hutan yang terletak di daerah tropis dengan curah hujan tinggi. Contohnya di daerah Afrika, Meksiko, Australia, Amerika Selatan, Kepulauan Pasifik, dan Amerika Tengah.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma hutan hujan tropis.

  • Memiliki curah hujan yang sangat tinggi, yakni lebih dari 2.000 mm/tahun
  • Pohon-pohon utama mempunyai ketinggian antara 20-40 m.
  • Mendapat sinar matahari yang cukup, tetapi sinar matahari tidak dapat menembus dasar hutan.
  • Cabang pohon berdaun lebat dan lebar dengan hijau sepanjang tahun.
  • Mempunyai iklim mikro di lingkungan sekitar permukaan tanah atau dibawah kanopi (daun pada pohon-pohon besar dengan membentuk tudung).

Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur adalah bioma yang terletak pada kisaran 30-40 derajat lintang LU/LS denga beriklim sedang. Bioma jenis ini dapat kita jumpai di wilayah Amerika Serikat di bagian timur, ujung selatan benua Amerika, Kepulauan Inggris dan Australia.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma hutan gugur.

  • Curah hujan merata antara 75 – 1.000 mm pertahun.
  • Pohon yang bercirikan lebar, hijau pada musim dingin, rontok pada musim panas dan memiliki tajuk yang rapat.
  • Mempunyai jumlah jenis tumbuhan yang relatif sedikit.
  • Musim panas yang hangat dan musim dingin tidak terlalu dingin.
  • Terdiri 4 musim, musim tersebut adalah musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi.

Bioma Sabana

Bioma sabana adalah padang rumput yang diselingi oleh gerombolan semak dan pohon. Berdasarkan jenis tumbuhan yang menyusunnya, sabana dibagi menjadi dua jenis yakni sabana murni (satu jenis tumbuhan) dan sabana campuran (campuran jenis tumbuhan). Bioma sabana terdapat di wilayah Afrika, Amerika Selatan, Australia, dan Indonesia (Nusa Tenggara).

Dibawah ini merupakan ciri-ciri sabana.

  • Terdapat di daerah khatulistiwa (iklim tropis).
  • Mempunyai curah hujan antara 100-150 mm/tahun.
  • Curah hujan yang sedang dan tidak teratur.
  • Porositas (air yang meresap ke tanah) dan drainase (pengarian) cukup baik.

Baca Juga : Pengertian Seni Lukis, Teknik, Unsur, Aliran, Alat & Bahan, serta Fungsi Seni Lukis

Itulah Pengertian Bioma yang dapat admin sampaikan. Semoga artikel kali ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan sobat pembaca. See you later in the next article 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *