Pengertian Iman Kepada Rasul Allah | Tugas, Dalil Naqli, Fungsi, Hikmah, dan Sifat Rasul

Posted on

Pada kesempatan yang baik ini mimin Sumberpengertian.co akan membagikan ulasan mengenai pengertian iman kepada rasul Allah. Iman kepada rasul Allah merupakan rukun iman yang ke 4. Yuk untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Iman Kepada Rasul Allah | Tugas, Dalil Naqli, Fungsi, Hikmah, dan Sifat Rasul

Pengertian Iman Kepada Rasul Allah

Iman kepada rasul allah adalah mempercayai dan menyakini bahwa Allah telah mengutus para rasul untuk menyampaikan ajaran-ajaran agama untuk keselamatan manusia didunia dan diakhirat.

Iman berasal dari bahasa Arab yang artinya percaya. Secara istilah, iman kepada rasul Allah adalah iman kepada rasul berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Rasul itu benar-benar utusan Allah yang ditugaskan untuk membimbing umatnya ke jalan yang benar agar selamat di dunia dan akhirat.

Perbedaan nabi dan rasul adalah jika Nabi adalah manusia pilihan yang di beri wahyu oleh Allah untuk dirinya sendiri. Sedangkan rasul adalah manusia pilihan yang diberi wahyu oleh Allah untuk dirinya sendiri dan disampaikan kepada umatnya.

Ulul azmi adalah utusan Allah yang mempunyai kesabaran, keuletan, ketepatan hati, dan perjuangannya melebihi lainnya. Adapun nabi yang mendapat gelar ulul azmi adalah, sebagai berikut.

  • Nabi Nuh As.
  • Nabi Ibrahim As.
  • Nabi Musa As.
  • Nabi Isa As.
  • Nabi Muhammad Saw.

Dalil Naqli Iman Kepada Rasul Allah

Surah Al-An’am Ayat 48

Pengertian Iman Kepada Rasul Allah | Tugas, Dalil Naqli, Fungsi, Hikmah, dan Sifat Rasul

Artinya : “Dan kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan.Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada kekawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”(QS. Al An’am 6 : 48).

Surah An-Nisaa Ayat 136

Pengertian Iman Kepada Rasul Allah | Tugas, Dalil Naqli, Fungsi, Hikmah, dan Sifat Rasul

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab- Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.” (Q.S. An-Nisa/4: 136)

Nama-Nama Rasul yang Wajib Diimani

Berikut ini merupakan 25 rasul yang wajib kita imani atau percayai.

  1. Nabi Adam As.
  2. Nabi Idris As.
  3. Nabi Nuh As.
  4. Nabi Hud As.
  5. Nabi Sholeh As.
  6. Nabi Ibrahim As.
  7. Nabi Luth As.
  8. Nabi Ismail As.
  9. Nabi Ishaq As.
  10. Nabi Yaqub As.
  11. Nabi Yusuf As.
  12. Nabi Ayub As.
  13. Nabi Syu’aib As.
  14. Nabi ZulkiFli As.
  15. Nabi Musa As.
  16. Nabi Harun As.
  17. Nabi Daud As.
  18. Nabi Sulaiman As.
  19. Nabi Ilyas As.
  20. Nabi Ilyasa As.
  21. Nabi Yunus As.
  22. Nabi Zakaria As.
  23. Nabi Yahya As.
  24. Nabi Isa As.
  25. Nabi Muhammad Saw.

Baca Juga : Pengertian Softball Lengkap (Teknik Dasar, Ukuran Lapangan, dan Cara Memainkannya)

Sifat-Sifat Rasul

Rasul-rasul Allah memiliki sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz.

Sifat Wajib Rasul

Sifat wajib rosul adalah sifat rasul yang sangat terpuji dan terhindar dari sifat tercela. Sifat wajib rasul tersebut adalah sebagai berikut.

  • Sidiq artinya berkata benar.
  • Amanah artinya dapat dipercaya.
  • Fathonah artinya cerdas.
  • Tabligh artinya menyampaikan.

Sifat Mustahil Rasul

Sifat mustahil yang dimiliki rasul adaalh sebagai berikut.

  • Kizib artinya bohong.
  • Khianat artinya tidak dapat dipercaya.
  • Baladah artinya bodoh.
  • Kitman artinya menyembunyikan atau mengumpat.

Sifat Jaiz

Sifat jaiz rasul hanya ada satu, yakni sifat basyariah (sifat kemanusiaan), seperti makan, minum, tidur, dan lain-lain.

Tugas Para Rasul

Rasul Allah memiliki beberapa tugas, diantaranya sebagai berikut.

  • Menyampaikan ajaran agama kepada manusia dan mengajak nya untuk beribadah kepada Allah.
  • Menjelaskan semua permasalahan agama yang diturunkan oleh Allah.
  • Membimbing manusia kepada kebaikan dan menjauh dari kejahatan.
  • Membawa kabar gembira (surga) dan peringatan (neraka).
  • Memperbaiki kondisi umat manusia.
  • Memberikan teladan yang baik (perkataan dan perbuatan).
  • Menegakkan syari’at Allah dan mempraktekan nya di tengah-tengah umat manusia.
  • Memperbaiki kesaksian atas umat mereka pada hari kiawat, bahwa rasul telah menyampaikan misi yang diterima dengan jelas.

Hikmah Diutusnya Para Rasul

Berikut ini merupakan beberapa hikmat diutusnya para rasul, diataranya adalah :

  • Mengeluarkan manusia dari kebiasaan menyembah Tuhan selain Allah.
  • Sebagai suri tauladan yang baik untuk manusia.
  • Untuk menegakkan hujjah atas manusia dengan mengutus para rasul, sehingga tidak ada alasan bagi mereka untuk membantah Allah.
  • Menjelaskan kepada manusia mengenai masalah ghaib yang tidak bisa dicapai oleh akal. (seperti nama-nama dan sifat Allah, berita tentang hari kiamat, dan lainnya).
  • Memperbaiki, membersihkan, mensucikan jiwa manusia, memperingatkan dari hal yang bisa merusak nya.

Fungsi Beriman Kepada Rasul Allah

Berikut ini merupakan beberapa fungsi beriman kepada rasul Allah swt.

  • Bertambah iman kepada Allah SWT dengan mengetahui bahwa rasul benar-benar manusia pilihan Allah.
  • Mau mengamalkan apa yang disampaikan para rasul.
  • Mempercayai tugas-tugas yang dibawanya untuk disampaikan kepada umatnya.
  • Lebih mencintai dan menghormati rasul atas perjuangannya.
  • Memperoleh teladan yang baik untuk menjalani hidup.
  • Mendapat rahmat Allah.
  • Mengerti tatacara bertauhid, beriman / ber’aqidah dan beribadah yang benar.
  • Tuntunan menuju jalan yang benar untuk keselamatdunia akhirat.
  • Sebagai perantara mengenal Allah dengan segala sifat sempurna-Nya.
  • Dapat membedakan antara yang benar (baik) dan yang salah (buruk).
  • Menjadikan teladan perilaku rosul dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menjadi jembatan menuju kebahagiaan yang hakiki.

Baca Juga : Pengertian Tendangan Bebas dan Jenis-Jenisnya !

Itulah ulasan mengenai Pengertian Iman Kepada Rasul yang dapat mimin sampaikan. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya yaa sob 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *