Pengertian Kerja Sama Internasional, Fungsi, Tujuan, Asas, Dampak, Serta Manfaatnya

Posted on

Selamat malam sobat setia Sumberpengertian.co. Pada kesempatan yang baik ini mimin akan mengulas seputar Pengertian kerja sama internasional. Kerja sama merupakan proses asosiatif yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan. Lalu, apakah yang dimaksud dengan kerja sama internasional ? Ada berapa jenisnya ? Yuk simak artikel berikut ini. Let’s go 😀

Pengertian Kerja Sama Internasional, Fungsi, Tujuan, Asas, Dampak, Serta Manfaatnya

Pengertian Kerja Sama Internasional

Kerja Sama Internasional adalah kerja sama yang dilakukan antarnegara yang bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan rakyat dan kepentingan yang lain dengan berpedoman pada politik luar negeri masing-masing. Kerja sama ini meliputi semua bidang, seperti di bidang politik, kebudayaan, sosial, keamanan, teknologi, ekonomi, serta pertahanan dan keamanan.

Bentuk-Bentuk Kerja Sama Internasional

Bentuk-bentuk kerja sama internasional dapat dibedakan menjadi berikut.

Kerja Sama Bilateral

Kerja sama bilateral adalah kerjasama yang dilakukan oleh dua negara karena saling mendapat keuntungan atau mempunyai hubungan yang baik. Contoh kerja sama bilateral adalah terkait ibadah haji yang mana Indonesia bekerja sama dengan Arab Saudi.

Kerja Sama Regional

Kerja sama regional adalah kerja sama yang dilakukan oleh beberapa negara daalm satu kawasan atau wilayah. Kerja sama bentuk ini terjadi karena adanya satu kepentingan bersama di bidang politik ekonomi dan pertahanan.

Berikut ini merupakan beberapa contoh kerja sama regioanal.

  • Kerja sama regional di bidang sosial dan budaya. Contohnya ASEAN.
  • Kerja sama regional di bidang pendidikan. Contohnya Organisasi menteri pendidikan asia tenggara (SEAMEO).
  • Kerja sama regional di bidang ekonomi. Contohnya MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) Kerjasama multi lateral

Kerja Sama Multilateral

Kerjasama multilateral adalah kerjasama yang dilakukan lebih dari 2 negara tanpa batas kawasan atau wilayah. Anggota kerja sama multilateral terdiri atas dua jenis, yaitu anggota utama dan anggota aktif.

Anggota utama adalah negara dengan kekuatan menengah, contohnya Kanada. Sedangkan anggota aktif adalah negara kecil yang peranannya terbatas atau sedikit kekuatan dalam urusan internasional. Umumnya anggota aktif secara sukarela bergabung dalam organisasi itu, bisa masuk juga bisa keluar dari anggota. Contoh kerja sama yang satu ini adalah adanya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), WTO dan Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Baca Juga : Pengertian Istiqomah

Kerja Sama Internasional

Kerjasama internasional adalah kerjasama antara semua negara di seluruh dunia atau mayoritas negara di dunia dalam kepentingan skala dunia. Kerja sama internasioan dibentuk melalui beberapa organisasi Internasional di dunia. Kerja sama ini meliputi semua bidang, bidang tersebut adalah sebagai berikut.

Kerja Sama Internasional di Bidang Ekonomi

Berikut ini adalah kerja sama internasional di bidang ekonomi.

WTO (World Trade Organization)

Prinsip dari organisasi WTO (World Trade Organization) adalah Non diskriminasi, liberasi perdagangan, dan stabilitas hubungan perdagangan. WTO (World Trade Organization) dibangun guna mendiskusikan dan memecahkan masalah perdagangan antar negara.

IMF (International Monetary Fund)

IMF (International Monetary Fund) adalah organisasi yang memberikan dana pinjaman kepada negara yang membutuhkan. IMF (International Monetary Fund) bertujuan untuk meningkatkan stabilitas keuangan internasional. Umumnya negara yang meminjam adalah negara yang tidak stabil mata uangnya dan tidak mampu untuk membayar hutang ke negara lain.

OPEC (Organization Petrolium Exporting Countries)

OPEC (Organization Petrolium Exporting Countries) didirikan pada tahun 1960 di Caracas, Venezuela oleh lima negara pengekspor minyak terbesar di dunia. Lima negara tersebut adalah Saudi Arabia, Kuwait, Iran, Irak, dan Venezuela tahun 1960. Berikut ini adalah tujuan dari OPEC (Organization Petrolium Exporting Countries) :

  • Pemenuhan kebutuhan minyak dunia dengan saling menguntungkan.
  • Mengatur pemasaran minyak dan harga sehingga tidak terjadi perang harga di antara sesama negara penghasil minyak.
  • Menentukan jumlah produksi minyak dunia.

Kerja Sama Internasional di Bidang Militer dan Pertahanan

Berikut ini merupakan kerja sama internasional di bidang militer dan pertahanan.

South East Asia Treaty Organization (SEATO)

SEATO (South East Asia Treaty Organization) merupakan pakta militer yang didirikan guna mencegah bertumbuhnya komunisme di kawasan Asia Tenggara.

ANZUS (Australia, New Zeland, and United States)

ANZUS (Australia, New Zeland, and United States) pakta militer yang didirikan guna mencegah komunisme di kawasan Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

North Atlantic Treaty Organization (NATO)

NATO (North Atlantic Treaty Organization) adalah pakta militer atlantik utara yang di dirikan dengan tujuan sebagai berikut.

  • Menghilangkan persengketaan politik international.
  • Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional.
  • Menyelesiakan persengketaan secara damai.
  • Membela negara anggota jika terdapat ancaman suatu negara maka akan menjadi ancaman seluruh NATO.

Konferensi Asia Afrika (KAA)

Konferensi Asia Afrika atau KAA adalah organisasi non blok yang didirikan pada tanggal 18-24 April 1955 di bandung dan dihadiri 29 negara dan kepala pemerintahan dari benua Afrika dan Asia. Tujuan Konferensi Asia Afrika (KAA) adalah menciptakan perdamaian dan ketentraman hidup bangsa-bangsa yang ada dikawasan Asia Afrika.

Kerjasama Internasional di Bidang Kesehatan

Berikut ini adalah kerja sama internasional di bidang kesehatan.

WHO

WHO adalah salah satu badan milik PBB yang berfokus pada kesehatan dan bermarkas di Jenewa, Swiss. Usaha WHO meliputi pengendalian persebaran penyakit menular dan membuat program-program dengan tujuan mencegah dan mengobati penyakit yang menjadi permasalahan dunia.

Kerja Sama Internasional di Bidang Sosial

Berikut ini merupakan beberapa kerja sama internasional di bidang sosial.

  • FAO adalah organisasi pangan dan pertanian milik PBB yang bermarkas di Roma, Italia. Tujuan FAO adalah meningkatkan taraf hidup manusia agar tidak kelaparan.
  • ILO adalah organisasi buruh internasional yang mempunyai kepedulian terhadap nasib buruh dan memfasilitasi suara-suara pendapat mereka.
  • UNICEF adalah organisasi yang berfokus pada kondisi anak di seluruh dunia seperti anak jalanan dan anak yang kehilangan orang tuanya.

Kerjasama Internasional di Bidang Pendidikan

Berikut merupakan kerja sama internasional di bidang pendidikan.

UNESCO

UNESCO adalah salah satu organisasi PBB yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 dengan tugas utama yakni memajukan kerja sama antarnegara di bidang pendidikan, sains dan kebudayaan. Saat ini UNESCO beranggotakan 191 negara, termasuk Indonesia dan bermarkas besar di Unesco House, Place de Fontenoy, Paris de, France. Tujuan  UNESCO antara lain adalah :

  • Meningkatkan kerjasama antarnegara di dunia di bidang pendidikan, sains dan kebudayaan.
  • Melakukan kegiatan pemberantasan buta huruf (buta aksara) dan kewajiban belajar bagi seluruh rakyat negara-negara anggota.
  • Mengangkat martabat dan derajat kehidupan manusia.

Baca Juga : Pengertian Past Perfect Tense, Rumus, Fungsi, dan Contoh Kalimatnya

Fungsi Kerja Sama Internasional

Berikut ini merupakan fungsi kerja sama internasional.

  • Saling menguntungkan masing-masing negara dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi.
  • Mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia.
  • Terjalinnya rasa saling menghormati dan menghargai masing-masing ideologi negara.
  • Menanggulangi hal-hal yang dapat merusak budaya.
  • Meningkatkan penerapan iptek.
  • Meningkatkan sektor pertahanan dan keamanan.

Tujuan Kerja Sama Internasional

Berikut ini merupakan beberapa tujuan kerja sama internasional.

  • Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara.
  • Mewujudkan pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia.
  • Menciptakan keadilan dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyatnya.
  • Memperluas lapangan kerja.
  • Memperkuat rasa persahabatan.

Asas Kerja Sama Internasional

Berikut ini merupakan asas kerja sama internasional.

Asas teritorial

Asas teritorial adalah asas yang didasarkan pada kekuasaan negara atas daerah atau wilayahnya. Negara memperlakukan hukum dan peraturannya bagi semua hal baik orang atau barang ada di bawahnya, sedangkan untuk luar daerah atau wilayahnya berlaku hukum asing.

Asas kebangsaan

Asas kebangsaan atau asas ekstrateritorial adalah asas yang didasarkan kekuasaan negara yang tetap berlaku bagi warga negaranya yang berada di luar wilayahnya atau luar negeri. Apabila ada warga negara Indonesia yang melanggar dan keluar negeri, Indonesia berhak untuk membawanya masuk warga negaranya tersebut dan dihukum.

Asas Kepentingan Umum

Asas kerja sama internasional selanjutnya adalah asas kepentingan umum. Asas kepentingan umum adalah asas yang didasarkan pada kekuasaan dan kewenangan negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan kehidupan warganya. Suatu negara dapat mengatur hukum yang sesuai dengan keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum dan tidak terbatas hanya pada wilayahnya saja.

Dampak Hubungan Internasional

Dampak positif

Berikut ini merupakan beberapa dampak positif hubungan internasional.

  • Hubungan internasional membuka kesempatan bagi semua negara guna berdiskusi lebih jelas lagi untuk menghilangkan kesalah pahaman antar negara.
  • Hubungan internasional memberikan inspirasi dan motivasi bagi negara-negara berkembang untuk lebih berkembang lagi dan bersaing dengan negara maju.
  • Hubungan internasional mengurangi tensi atau konflik antar negara sehingga mencegah terjadinya perang.

Dampak negatif

Berikut ini merupakan dampak negatif hubungan internasional.

  • Hubungan internasional membuat setiap negara diperbolehkan untuk intervensi negara lain dan ikut campur urusan negara lain sehingga mengurangi kedaulatannya demi kerjasama.
  • Hubungan internasional menuntut negara agar saling terbuka satu sama lain sehingga bisa membocorkan informasi rahasia negaranya.
  • Budaya bangsa lama kelamaan akan terkikis.
  • Susunan kenegaraan juga akan meniru negara luar, tanpa tidak mempertimbangkan apakah cocok atau tidak sistem tersebut di negaranya.
  • Ketergantungan terhadap negara lain, misalnya Indonesia terlalu sering mengimpor bahan pangan yang harusnya bisa dipenuhi dari dalam negeri.

Manfaat Kerja Sama Internasional

Ditinjau dari berbagai bidang, manfaat kerja sama internasional diantaranya sebagai berikut.
Ideologi, menjaga dan mempertahankan ideologi dan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

  • Politik, mampu mengetahui perkembangan politik yang terjadi di negara lain serta dapat mencontoh aspek positif dan kehidupan politik di negara lain.
  • Ekonomi, meningkatkan pendapatan negara dan menjaga kestabilan mata uang dalam negeri.
    Sosial dan budaya, diakuinya budaya masing-masing negara sehingga tidak ada yang mencuri dan mengakui budaya negara lain.
  • Keamanan, dapat mengadakan latihan militer bersama, operasi militer bersama, dan dibantu negara lain apabila negara kita terlibat peperangan.

Manfaat Kerja Sama Internasional Bagi Indonesia

Berikut ini adalah beberapa manfaat kerja sama internasional bagi Indonesia.

  • Terjalin persahabatan antarbangsa
  • Mencukupi kebutuhan warga negaranya
  • Ikut berperan dalam kancah perekonomian dunia.
  • Mendapatkan pengalaman dari negara-negara lain
  • Memantau perkembangan perekonomian dunia

Itulah Pengertian Kerja Sama Internasional yang dapat mimin sampaikan. Semoga artikel tadi dapat bermanfaat dan menambah wawasan sobat. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya yaa 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *