Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Ciri, Faktor, Perbedaan, dan Contoh Pertumbuhan Ekonomi

Posted on

Hello sobat setia Sumberpengertian.co ! Pada kesempatan yang baik ini admin akan mengulas seputar pengertian pertumbuhan ekonomi. Apa saja faktor yang berpengaruh terhadap ekonomi penduduk ? Yuk langsung saja mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Ciri, Faktor, Perbedaan, dan Contoh Pertumbuhan Ekonomi

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.

Arti pertumbuhan ekonomi dapat dibedakan menjadi 3 komponen, yakni :

  • Pertumbuhan ekonomi suatu bangsa terlihat dari meningkatnya secara terus-menerus persediaan barang.
  • Teknologi maju adalah faktor dalam pertumbuhan ekonomi yang menentukan derajat pertumbuhan kemampuan dalam penyediaan aneka macam barang kepada penduduk.
  • Penggunaan teknologi secara luas dan efisien membutuhkan adanya suatu penyesuaian di bidang kelembagaan dan ideologi sehingga inovasi yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan umat manusia dapat dimanfaatkan secara tepat.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga bisa diartikan sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat adalah adanya pertumbuhan ekonomi.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli

Dibawah ini merupakan beberapa ahli yang mendevinisikan pengertian pertumbuhan ekonomi.

Menurut Budiono (1994)

Menurut Budiono berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses pertumbuhan output perkapita jangka panjang yang terjadi apabila ada kecenderungan (output perkapita untuk naik) yang bersumber dari proses intern perekonomian tersebut (kekuatan yang berada dalam perekonomian itu sendiri), bukan berasal dari luar dan bersifat sementara. Atau dengan kata lain bersifat self generating, yang berarti bahwa proses pertumbuhan itu sendiri menghasilkan suatu kekuatan atau momentum bagi kelanjutan pertumbuhan tersebut dalam periode-periode selanjutnya.

M. P. Todaro

Pengertian pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses yang mantap dimana kapasitas produksi dari suatu perekonomian meningkat sepanjang waktu untuk menghasilkan tingkat pendapatan nasional yang semakin besar.

Prof. Simon Kuznet

Menurut Prof. Simon Kuznet pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan jangka panjang dalam kemampuan suatu negara untuk menyediakan semakin banyak jenis barang-barang ekonomi kepada penduduknya, kemampuan ini tumbuh sesuai dengan kemajuan teknologinya dan penyesuaian kelembagaan dan ideologis yang diperlukan.

Sadono Sukirno

Pengertian pertumbuhan ekonomi menurut Sadono Sukirno adalah perubahan tingkat kegiatan ekonomi yang berlaku dari tahun ke tahun. Sehingga untuk mengetahuinya harus diadakan perbandingan pendapatan naional dari tahun ke tahun, yang dikenal dengan laju pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : Pengertian Grasi, Amnesti, Abolisi dan Rehabilitasi

Ciri-Ciri Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Prof. Simon Kuznets, pertumbuhan ekonomi modern memiliki 6 ciri. Ciri ini muncul dari analisa yang didasarkan pada produk nasional dan komponennya, penduduk, tenaga kerja dan sebangsanya.
2 dari 6 ciri pertumbuhan ekonomi modern merupakan kuantitatif yang berhubungan dengan pertumbuhan produk nasional dan pertumbuhan penduduk, yang 2 berhubungan dengan peralihan struktural, dan 2 lagi berhubungan dengan penyebaran internasional.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri pertumbuhan ekonomi modern menurut Prof. Simon Kuznets.

Laju Pertumbuhan Penduduk dan Produk Per Kapita

Pertumbuhan ekonomi modern memiliki ciri laju pertumbuhan penduduk dan produk per kapita. Hal ini berdasarkan pengalaman negara maju sejak akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19. Pertumbuhan ekonomi ini ditandai dengan laju kenaikan produk per kapita yang tinggi dan laju pertumbuhan penduduk yang cepat. Paling sedikit laju kenaikan produk perkapita sebesar 5 kali guna penduduk dan paling sedikit 10 kali untuk produksi.

Professor Kuznets mengemukakan bahwa laju pertumbuhan penduduk di 13 negara (tidak termasuk Perancis) pada masa modern yakni lebih tinggi dibandingkan masa pra-modern. Kecuali Perancis yang pertumbuhan penduduknya sebesar 2,5 persen per dasawarsa, laju pertumbuhan penduduk bergerak di sekitar 6 sampai 7 persen untuk inggris, swedia, jerman barat, jepang dan Belanda, serta 19-24 persen untuk Kanada, Amerika Serikat, dan Australia.

Peningkatan Produktivitas

Menurut Kuznets, laju kenaikan produktivitas ternyata mampu menjelaskan hampir keseluruhan pertumbuhan produk per kapita di negara maju. Bahkan kendati dengan beberapa penyesuaian untuk menampung biaya dan input yang tersembunyi, pertumbuhan produktivita tetap bisa menjelaskan lebih dari separuh pertumbuhan dalam produk per kapita.

Laju Perubahan Struktural yang Tinggi.

Perubahan strukturaldalam pertumbuhan ekonomi modern terdiri atas peralihan dari kegiatan pertanian ke non-pertanian, dari industri ke jasa, perubahan dalam skala unit-unit produktif, dan peralihan dari perusahaan perseorangan menjadi perusahaan terhadap hukum serta perubahan status kerja buruh.

Urbanisasi

Pada pertumbuhan penduduk modern, banyak penduduk yang berada di negara maju yang berpindah atau melakukan urbanisasi dari pedesaan ke daerah perkotaan.

Umumnya urbanisasi adalah produk industrialisasi. Skala ekonomi yang muncul dalam usaha nonagraris sebagai hasil perubahan teknologi mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dan penduduk secara besar-besaran dari pedesaan ke daerah perkotaan.

Sebab sarana teknis transportasi, komunikasi dan organisasi berkembang menjadi lebih mudah, maka terjadilah penyebaran unit-unit skala optimum. Semua proses ini berpengaruh terhadap pengelompokan penduduk berdasarkan status sosial dan ekonomi serta mengubah pola dasar peri kehidupan.

Ekspansi Negara Maju

Umumnya pertumbuhan di negara maju tidaksama dengan yang lainnya. Ada beberapa negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi modern terjadi lebih awaldari pada negara lain. Ada pula negara yang mengalami pertumbuhan lebih rendah dari negara lain. Sebagian besar hal ini disebabkan oleh perbedaan latar belakang sejarah dan masa lalu ketika ilmu dan pengetahuan modern mulai berkembang.
Arus Barang, Modal, dan Orang Antarbangsa

Sejak kuartal kedua abad ke-19 hingga Perang Duia I arus barang, modal, dan orang antarbangsa semakin meningkat sejak. Akan tetapi, mulai mundur pada Perang Dunia I dan berlanjut sampai akhir Perang Dunia II. Meskipun demikian, sejak awal tahun 50-an terjadilah peningkatan dalam arus barang, modal dan antarbangsa.

Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi

Dibawah ini merupakan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Barang Modal

Barang-barang modal adalah berbagai jenis barang yang dipakai guna memproduksi output (barang dan jasa). Contohnya : mesin-mesin pabrik, peralatan pertukangan, dan sebagainya.

Teknologi

Kemajuan teknologi suatu negara berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonominya.

Tenaga Kerja

Tenaga kerja merupakan faktor yang masih domminan untuk negara berkembang. Jumla tenaga kerja dipengaruhi oleh penduduk yang banyak. Penambahan tenaga kerja memungkinkan suatu negara menambah jumlah produksi guna mengurangi pengangguran.

Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam, misalnya tanah, iklim, hasil hutan, hasil tambang, dan lain-lain yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam usahanya mencapai kemakmuran. Sumber daya alam mampu memudahkan suatu usaha guna membangun perekonomian suatu negara.

Manajemen

Dalam suatu negara, perekonomian suatu negara akan berkembang pesat apabila dikelola dengan baik. Sistem pengelolaaan inilah yang disebut dengan manajemen.

Sebagai contoh, di Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah, beragam, dan memiliki jumlah penduduk yang besar. Apabila otensi yang tersedia dikelola dengan baik dan benar maka akan dapat medorong pertumbuhan ekonomi.

Kewirausahaan

Kewirausahaan entrepreneurship adalah seseorang yang mampu dan berani guna mengambil risiko dalam melakukan suatu usaha untuk mendapatkan keuntungan. Peranan wirausahawan dalam memajukan perekonomian telah terbukti dari waktu ke waktu. Wirausahawan dalam melakukan investasi akan dapat memperluas kesempatan kerja, meningkatkan output nasional, dan untuk meningkatkan penerimaan negara berupa pajak.
Informasi

Salah satu syarat agar pasar berfungsi sebagai alat alokasi sumber daya ekonomi yang efisien adalah adanya informasi yang sempurna dan seimbang. Informasi sangat menunjang pertumbuhan ekonomi sebab pelaku-pelaku ekonomi mampu mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat dan cepat.

Baca Juga : Pengertian Peta Minda | Jenis, Manfaat, dan Cara Membuat Peta Minda

Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi Dan Pembangunan Ekonomi

Banyak orang menganggap bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi itu sama. Tetapi kenyataannya kedua istilah tersebut memiliki arti yang berbeda. Persamaannya adalah sama-sama menjelaskan tentang perkembangan perekonomian suatu negara. Pertumuhan ekonomi digunakan sebagai ungkapan umum yang menggambarkan tingkat perkembangan suatu negara yang diukur melalui penambahan peendapatan nasional riil, sedangkan umumnya pembangunan ekonomi dikaitkan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara berkembang.

Pertumbuhan ekonomi (economic growth) adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang mengakibatkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat dalam jangka panjang. Salah satu indikator keberhasilah pembangunan adalah pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai perkembangan ekonomi secara fisik yang terjadi di suatu negara, misalnya pertambahan jumlah dan produksi barang industri, perkembangan infrastruktur, pertambahan jumlah sekolah, perkembangan barang manufaktur, dan lain sebagainya.

Sedangkan pembangunan ekonomi (economic development) adalah pertumbuhan ekonomi yang diikuti oleh perubahan-perubahan dalam struktur ekonomi dan corak kegiatan ekonomi atau usaha untuk meningkatkan pendapatan per kapita dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, peningkatan keterampilan, serta penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen.

Contoh Pertumbuhan Ekonomi

Dibawah ini merupakan contoh pertumbuhan ekonomi.

  • Adanya pembangunan pabrik-pabrik besar dan pembangkit listrik.
  • Indonesia menjalin kerjasama ekonomi dengan beberapa negara.
  • Negara Indonesia melakukan ekspor ke beberapa negara.
  • Indonesia bergabung dengan beberapa organisasi ekonomi dunia.
  • Beberapa produk hasil Indonesia menjadi produk unggulan di beberapa negara.

Itulah Pengertian Pertumbuhan Ekonomi yang dapat admin sampaikan. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat untuk sobat pembaca. Sampai jumpa pada postingan selanjutnyaa 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *